By Syarif Achmad on 12/21/2009 08:27:00 PM

Sejak tanggal 18 Desember 2009, blog ini sudah dipindah ke www.tentangqatar.com. Silahkan masuk ke tentangqatar.com untuk mendapatkan informasi terkini mengenai Qatar

By Syarif Achmad on 12/13/2009 09:02:00 PM
Categories: ,


Dukungan pemerintah Qatar dalam perkembangan teknologi memang sangat kentara. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya inisiatif untuk mensosialisasikan teknologi ke masyarakat, antara lain dengan adanya i-Park (taman dengan layanan Wifi gratis), layanan e-goverment online, dan yang terakhir adalah acara Mudawanat yang diadakan kemarin Sabtu, 12 Desember 2009.

Acara ini adalah salah satu inisiatif dalam rangkat mengembangkan konten yang berasal dari negara-negara yang berbahasa Arab, khususnya konten berbahasa Arab. Karena apabila dibandingkan dengan negara-negara lainnya, konten berbahasa Arab bisa dibilang sangat sedikit. Dari salah satu diskusi dalam acara tersebut, hal ini disebabkan karena dialek yang berbeda antar satu negara dengan negara lainnya.

Diselenggarakan di sebuah resort mewah, Al Sharq, event ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah Qatar lewat lembaga IT yang khusus mengurusi IT di Qatar, ICTQatar. Walaupun gratis, kursi sebanyak 450 buah di lokasi acara tidaklah terisi penuh. Sebagian besar peserta berasal dari kalangan professional, sebagian lagi adalah pelajar dan mahasiswa.

Acara dibuka dengan peluncuran blog, DigitalQatar yang berisi tulisan-tulisan seputar dunia teknologi yang disajikan dalam dua bahasa, Inggris dan Arab. Selanjutnya acara diisi dengan presentasi dari Jeremiah Owyang, seorang blogger senior. Dalam paparannya, Jeremiah menjelaskan mengenai perkembangan blog dan social media, khususnya hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial. Untuk melihat presentasinya, bisa masuk ke link ini.

Kemudian acara dilanjutkan dengan panel sekaligus beberapa blogger senior yang berasal dari Timur Tengah dan juga perwakilan dari Google. Walaupun beberapa pembicara memaparkan pandangannya dalam Bahasa Arab, kita tetap bisa mengikutinya dengan disediakannya alat translator.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab yang berlangsung dengan sangat hangat, mulai pertanyaan mendasar bagaiman memulai pembuatan blog, sampai dengan pengaruh social media yang sekarang sedang populer seperti Facebook dan Twitter terhadap perkembangan blog.

Setelah makan siang, acara dibagi menjadi dua workshop, yaitu untuk pemula dan tingkat lanjut. Dalam sesi untuk pemula, disampaikan bagaimana cara memulai membuat blog. Sedangkan dalam sesi tingkat lanjut, disampaikan bagaimana meningkatkan kualitas dari suatu blog sehingga bisa lebih berdayaguna.
Untuk yang belum sempat mengikuti acara ini, silahkan lihat di video berikut ini untuk sesi sebelum makan siang.

Watch live streaming video from ictqatar at livestream.com

Sedangkan sesi setelah makan siang bisa diikuti di video berikut ini:

Watch live streaming video from ictqatar at livestream.com

Berikut ini beberapa kesan peserta yang disampaikan di milis Tentangqatar:
Risman
Acaranya cukup bagus tentang bagaimana membuat blog bagi pemula (workshop-A) dan Workshop-B untuk meningkatkan blog ke tahap advance. Panitia memberikan tempat yg sangat bagus di Sharq Villa.
Acara selesai jam 03:30 pm. Peserta benar-benar dijamu sepuasnya dengan full menu dari Sharq Villa dan semua peserta yg mengikuti acara tsb diberikan Certificate oleh panitia ict Qatar.
Diday
Seminar kemarin, adalah seminar terbaik yang pernah saya ikuti seumur hidup saya..
Pertama, ya karena gratis...:)
Yang kedua, ya itu tadi. They served the best. Tempat, pembicara ,makanan...bahkan untuk air minum saja, (di botolnya sih) dari Prancis dan Italia..
Alhamdulillah, dapet ilmu gratis, buku gratis, pulpen gratis, makan gratis, dan ilmu yang nilainya mahal tapi gratis juga..:)
BTW, untuk yang membutuhkan informasi lowongan kerja, bisa juga langsung masuk ke website ICTQatar, bagian karir. Di sana banyak lowongan untuk pekerja di bidang IT.

Note: Foto merupakan koleksi dari Pak Risman

By Syarif Achmad on 12/12/2009 10:39:00 PM
Categories:


Seperti yang disampaikan pada posting sebelumnya, acara National Day tahun ini dibuat lebih variatif dan terencana. Paling tidak tahun ini sudah ada website yang memberikan informasi seputar hari nasional ini termasuk forum diskusinya dalam bahasa arab. Sayangnya, informasi yang disampaikan baru sepoting-sepotong, dimana jadwal disampaikan dengan cukup detil tanpa peta lokasi dan detil informasi untuk setiap acara. Yang tersedia hanya peta untuk acara puncaknya pada tanggal 18 Desember.

Selain itu, sudah dibuat jadwal yang cukup rapi (walau pun tetap membingungkan). Pada intinya acara dipusatkan di dua lokasi, yaitu Dab Al Saai Camp yang berada di Al Rayyan dan Doha Corniche. Acara-acara tersebut berlangsung mulai dari hari ini sampai dengan hari H.

Berikut ini jadwal yang disadur dari website National Day dengan sedikit modifikasi untuk mempermudah pembacaannya.

Camel+Photo Competitions, Poetry, Crafts (Darb Al Saai)
08:00 - 18:00
Sat, 12-17 Dec
Light Show (Corniche)
16:30 - midnight
Sat, 12-18 Dec
Live performance, CBQ Tower
18:00 - 19:00
Tue/Thu, 15 & 17 Dec
National Parade, Shows, Games, Fireworks (Corniche)
14:30 - 20:30
Fri, 18 Dec

Dalam rangka hari nasional ini juga, kantor-kantor meliburkan karyawannya pada hari Kamis, 17 Desember 2009, karena kebetulan National Day-nya sendiri jatuh pada hari Jumat yang memang hari libur kerja. Jadi akhir minggu yang akan datang

Informasi mengenai acara secara lebih detil dan cantik disajikan oleh Vodafone dan iloveqatar.net di NationalDay2009.com.

By Syarif Achmad on 12/07/2009 10:37:00 AM
Categories:




Dalam rangka Hari Nasional Qatar yang jatuh pada tanggal 18 Desember, banyak sekali aktifitas dan kegiatan yang diselenggarakan seantero Qatar.

Di mal-mal diselenggarakan panggung hiburan. Di Al Rayyan ada balap kuda dan parade pakaian unta.

Sedangkan Qatar Olympic Committee tidak mau ketinggalan dengan menyelenggarakan kuis online yang berhadian laptop atau blackberry. Buat yang berminat, silahkan langsung meluncur ke:
http://ems.olympic.qa/Nationaldayquiz/default.aspx


Tapi pertanyaannya susah-susah, euy. Ada yg punya kunci jawaban, gak?

By Syarif Achmad on 12/07/2009 10:12:00 AM
Categories: ,



Maskapai penerbangan murah atau yang sering disebut low-cost-carrier (LCC) atau budget airline sudah cukup lama beroperasi di Indonesia. Tetapi untuk di Qatar, baru akhir-akhir ini penawaran  dari maskapai penerbangan ini menjadi hot, dengan diluncurkannya beberapa LCC baru, diantaranya Fly-Dubai dan Bahrain Air. Selain itu, juga ada beberapa budget airlines lainnya yang juga beroperasi di sekitar kawasan Timur Tengah, yaitu Air Arabia, Air India Express dan Jazeera Airways yang berpusat di Kuwait.

Dengan adanya penerbangan-penerbangan murah ini memungkinkan kita bisa meng-explore negara-negara lain di sekitar Qatar tanpa harus merogoh kantong dalam-dalam. Murah bukan berarti pelayanannya juga murahan. Dengan pengelolaan professional, penumpang juga bisa merasakan kenyamanan di penerbangan murah ini.

Hal inilah yang aku rasakan saat mencoba Jazeera Airways beberapa waktu yang lalu. Walaupun pada awalnya aku tidak berharap terlalu banyak dengan penerbangan low-cost. Jangankan yang low-cost, penerbangan reguler saja sering memberikan pelayanan yang mengecewakan kepada penumpangnya. Tetapi berdasarkan review yang aku baca di Internet, pelayanan maskapai ini terbilang sangat bagus.

Tetapi kekuatiranku ternyata tidak terbukti. Pemesanan tiket aku lakukan dari internet dan kita bisa memilih beragam jenis harga. Termasuk juga berapa banyak bagasi yang ingin dibawa. Ini akan sangat menguntungkan untuk yang senang berpergian tanpa membawa banyak bawaan. Kita pun bisa memilih tempat duduk dengan tambahan biaya yang relatif murah.

Di bagian check-in kami dilayani dengan cukup ramah dan cepat. Begitu pula pada saat memasuki pesawat. Pramugari/a-nya melayani dengan bersahabat. Lokasi parkir pesawat kebetulan juga berada sangat dekat dengan ruang tunggu, sehingga perjalanan di atas bis bandara sangatlah singkat. Aku teringat beberapa maskapai penerbangan besar yang parkir begitu jauh, sehingga penumpang harus berdiri di bis paling tidak sekitar setengah jam.

Walaupun low-cost.pesawat Jazeera Airways cukup bersih dengan tempat duduk berlapis kulit. Sedangkan hiburan yang disediakan adalah layar TV LCD yang dipasang di bagian atas kabin setiap tiga baris tempat duduk. Cukup nyaman untuk penerbangan pendek. Film yang diputar pun adalah film komedi yang bisa dinikmati oleh semua umur.

Seperti halnya budget airline lainnya, makanan di atas pesawat tidak disediakan. Apabila kita membutuhkan makanan, kita bisa memesan makanan dengan membayar sejumlah uang. Harga makanan yang ditawarkan memang relatif lebih mahal dibanding bila kita membeli di darat, akan tetapi tidak juga berselisih terlalu banyak. Contohnya, minuman kaleng bisa dinikmati dengan harga setengah Kuwait Dinar.

Yang paling menarik adalah faltor ketepatan waktu. Bisa dibilang pesawat yang kmai tumpangi berangkat on-time dan tiba juga on-time. Jadi kita tidak perlu kuatir dengan jadwal pesawat berikutnya, apabila kita ada penerbangan lanjutan.

Ada yang punya pengalaman dengan budget airline lain?

By Syarif Achmad on 11/23/2009 10:13:00 AM
Categories: ,



Dari berita hari ini, di Gulf-Times dan The Peninsula Qatar, diberitakan bahwa kemarin diadakan peresmian perusahaan yang akan membangun jalur kereta di seluruh Qatar. Perusahaan yang dinamakan Qatar Railways Development Company (QRDC) ini merupakan perusahaan patungan antara Qatari Diar dengan Deutche Bahn dari Jerman.
The total Qatar Railways Network is expected to have a track-work of 651km with 98 stations, the official said.
Pembangunan jalur kereta ini akan dilakukan dalam tiga tahap, dimana tahap pertama adalah pembangunan monorail yang mencakup wilayah kota Doha. Sayangnya,
The first train service could be launched as early as 2016-2017
Wah... masih lama banget. Dalam masa itu, kemacetan di Doha akan semakin menjadi-jadi. Beberapa waktu yang lalu sempat disampaikan bahwa pertumbuhan mobil di Qatar mencapai 10ribu mobil per bulan. Solusi sementaranya apa, ya?

By Syarif Achmad on 11/20/2009 10:24:00 PM
Categories: ,

Sejak kemarin (19/11/09), di Doha Exhibition Center diadakan pameran mengenai Islam, baik dari sisi budaya, seni, arsitektur dan nilai-nilai terkandung di dalamnya. Pameran yang dinamakan Fanar Expo ini diselenggarakan oleh Qatar Islamic Cultural Center yang lebih sering disebut fanar untuk mensyiarkan informasi mengenai Islam secara luas.

Informasi mengenai pameran ini sudah disampaikan jauh-jauh hari olah panitia, baik melalui acara di Fanar, maupun media-media massa. Pameran ini memang bukan hanya ditujukan untuk kalangan umat Islam saja, tetapi juga untuk menyampaikan infomari bagaimana sebenarnya ajaran Islam tersebut secara elegan semua golongan, agama dan ras.

Mulai dari pintu masuk pameran pengunjung sudah disuguhi layanan yang baik dan ramah. Setiap orang yang masuk diberikan booklet mengenai informasi seputar kegiatan pameran tersebut. Panitia pun tidak lupa bahwa di antara pengunjuang adalah anak-anak, sehingga anak-anak pun langsung diberikan topi lucu bergambar Gedung Fanar yang berbentuk kerucut. Walau pun sederhana, paling tidak hal ini memberikan kesenangan tersendiri bagi anak-anak dan merasa mereka diterima di acara tersebut. Tidak hanya sampai di situ, keramahan juga ditunjukkan dengan memberikan welcome drink berupa teh khas arab.

Di dalam ruangan kita bisa menikmati banyak poster mengenai ajaran islam, bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan di masa kejayaan Islam, seni dalam Islam, dan lain-lain. Informasi yang disampaikan cukup mudah dimengerti dan memang disusun untuk orang awam. Poster-poster tersebut disusun berdasarkan topik-topik tertentu, sehingga mudah untuk diikuti sesuai keinginan masing-masing orang. Di sisi lain dari pameran ini, ditampilkan juga gambar-gambar masjid yang berasal dari seluruh jaman dan seluruh dunia. Melihat arsitektur masjid-masjid ini, kita seolah-olah diajak berkeliling dunia menikmati keindahan arsitektur Islam.


Poster-poster ini dibuat melingkar dimana ditengahnya diletakkan replika Ka'bah yang ukurannya sedikit lebih kecil dari Ka'bah asli. Hal ini menjadikan pameran ini sangat menarik. Bagi pengunjung muslim, mereka bisa melihat seperti apa sebenarnya isi di dalam Ka'bah, dimana selama ini  Ka'bah hanya bisa dimasuki oleh orang-orang tertentu saja. Yang menarik, ada juga yang menyempatkan untuk sholat di dalam replika Ka'bah ini. Entah apa maksudnya. Di sisi lain, untuk non-muslim, replika ini juga menarik, karena di sinilah mereka bisa melihat seperti apa bentuk kiblat orang-orang Islam. Karena memang kota Mekah dimana Ka'bah ini berada hanya dapat dimasuki oleh orang muslim saja.


Di bagian tengah disediakan panggung untuk pertunjukan seni dan hiburan. Biasanya acara hiburan ini disuguhkan pada malam hari. Jadwal selengkapnya bisa dilihat di website www.fanarexpo.com

Pada bagian belakang, disediakan stand-stand khusus yang umumnya berhubungan dengan ke-khas-an negara Qatar. Seperti stand makanan khas Qatar yang didemokan cara memasaknya di lokasi pameran tersebut. Dan bila telah matang, makanannya dibagikan secara gratis untuk dicicipi.

Selain itu ada juga stand untuk melukis tangan dengan pacar (heina dalam bahasa Arab). Tidak ketinggalan, tersedia pula stand kaligrafi, dimana kita bisa mendapatkan tulisan kaligrafi nama kita dalam bahasa arab. Kedua layanan ini juga diberikan secara gratis.

Terakhir, di dekat pintu masuk juga ada stand yang memamerkan Al Quran dan buku-buku mengenai ajaran Islam dalam banyak bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Tentu saja buku-buku tersebut juga dibagikan secara gratis.

Jangan lupa, sebelum keluar dari pameran, kita bisa menyerahkan kuesioner yang bisa diganti dengan souvenir-souvernir menarik.

Acara Fanar Expo ini juga dimeriahkan dengan pemecahan rekor Guinness Book of Record berupa Water Marbling terbesar. Water marbling ini adalah seni menggambar di atas air dengan menggunakan cat khusus. Setelah selesai, lukisan ini ditempelkan di kertas dan kemudian dikeringkan. Ini merupakan salah satu seni turun temurun dari zaman Dinasti Utsmaniyah.

Terlihat pengunjung pameran ini memang dari beragam suku bangsa dan agama. Selain wajah-wajah Melayu (Indonesia, Malaysia, Brunei), banyak juga orang-orang bule, Jepang, Filipina, dan lain-lain. Sehingga pameran ini terasa sama sekali universal, tidak eksklusif bagi agama atau pun suku bangsa tertentu saja. Mudah-mudahan event yang dikelola secara professional seperti ini bisa terus diadakan, sehingga dunia bisa melihat nilai-nilai positif dalam Islam.

By Syarif Achmad on 11/18/2009 09:54:00 AM
Categories:

Salah satu masalah yang sering ditemui oleh sebagian besar expat adalah Cultural Shock. Perbedaan kultur dan budaya dengan negara asal sering  membuat orang merasa gerah dan ingin pulang di awal kedatangannya di Qatar. Berikut ini beberapa budaya yang sering kita temui di Qatar dan berbeda dengan yang kita temui di Indonesia.

  1. Pria berpakaian panjang putih. Laki-laki di Qatar, terutama yang merupakan orang asli selalu menggunakan pakaian panjang berwarna putih. Pakaian ini terdiri dari celana panjang  di dalam dan baju panjang, mirip dengan pakaian yang sering kita lihat di foto-foto pejuang kita, seperti Pangeran Diponegoro dan KH Ahmad Dahlan. Baju ini dinamakan thoub Biasanya pakaian ini juga dilengkapi dengan sorbannya (ghutra) dan lilitan-atasnya yang hitam (oogal). Pakaian ini tidak hanya dipakai oleh orang lokal saja, banyak juga expat yang menggunakan baju serupa. Memang untuk yang belum biasa terasa agak risih, tapi lama-lama juga biasa.
  2. Wanita berpakaian serba hitam. Berkebalikan dengan lelaki, perempuan di Qatar berpakaian serba hitam, dari atas ke bawah. Pakaian yang disebut abaya ini dipergunakan sebagai pakaian luar. Biasanya pakaian biasa, seperti jeans, kaos, kemeja, dll  tetap dipergunakan di dalam pakaian hitam tersebut. Sebagai penutup kepala, wanita Qatar menggunakan kain panjang yang dibelit-belitkan sehingga menutupi rambut dan leher (sheila), yang di Indonesia disebut jilbab. Seperti halnya pakaian bapak-bapak, ibu-ibu Indonesia pun banyak yang menyukai pakaian abaya ini, karena simple dan cukup nyaman.Walaupun mungkin untuk yang baru datang ke Qatar hal ini akan dirasa kurang sreg.
  3. Mobil Putih. Bila di Indonesia warna mobil putih merupakan warna tidak favorit, maka di Qatar warna inilah yang justru banyak peminatnya. Beberapa tahun yang lalu, mobil-mobil di jalanan Qatar bisa dibilang mempunyai warna yang seragam, yaitu putih. Baru dua tahun terakhir ini banyak warna-warna baru bermunculan, sehingga warna mobil di jalanan lebih variatif. Apakah kecenderungan ini berhubungan dengan warna pakaian atau cuaca setempat? Kelihatannya belum ada yg melakukan studi lebih lanjut. Yang jelas, walaupun awalnya aneh, banyak juga expat yang mengikuti trend warna putih ini. Harga jualnya lebih bagus? Mungkin.
  4. Mendahulukan Wanita. Bila Anda berada di antrian panjang, lalu tiba-tiba ada yang nyelonong langsung ke barisan terdepan, bagaimana perasaan Anda? Di Qatar hal ini sering terjadi. Terutama apabila yang sedang antri adalah laki-laki, maka apabila ada wanita datang untuk urusan yang sama, maka wanita akan didahulukan. Trik ini pun banyak digunakan pria untuk mengindari antri dengan meminta istrinya yg maju.
  5. Ciuman. Bersalaman adalah hal sangat lazim dilakukan oleh kebanyakan orang bila bertemu. Tetapi Qatar memiliki hal yang unik, yaitu menyentuhkan hidung mereka beberapa kali bila bertemu teman sesama lelaki yang cukup dekat. Dan hal ini dilakukan dimana pun dan kapan pun. Pemandangan ini memang jarang ditemui di negara kita. Dan sejauh ini belum terlihat orang Indonesia yang mengkuti praktek ini dalam kesehariaannya.
Ada yang bisa menambahkan?